Urutan Materi UTBK SNBT
UTBK bukan lagi sekadar ujian hafalan. Sejak sistem seleksi masuk PTN berubah menjadi SNBT, fokus UTBK bergeser ke pengukuran kemampuan berpikir, bernalar, dan memahami informasi. Inilah alasan kenapa banyak siswa yang merasa sudah belajar lama, tetapi hasilnya belum maksimal. Bukan karena kamu kurang pintar, tapi karena urutan belajar materi UTBK kurang tepat.
Di artikel ini, kami dari NgajarPrivat.com akan membahas secara mendalam urutan materi UTBK yang ideal untuk dipelajari. Pembahasan ini tidak dibuat asal-asalan, melainkan berdasarkan pendekatan ilmiah, hasil riset pendidikan, serta pengalaman kami mendampingi siswa UTBK dari berbagai latar belakang kemampuan.
Kalau kamu ingin belajar UTBK dengan lebih terarah, tidak buang waktu, dan fokus pada materi yang paling berdampak ke skor, artikel ini wajib kamu pahami sampai tuntas.
Apa Itu Materi UTBK dan Kenapa Urutan Belajarnya Sangat Penting?
Materi UTBK adalah kumpulan kompetensi yang diujikan dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk menilai kesiapan akademik calon mahasiswa. Materi ini tergabung dalam Tes Potensi Skolastik atau TPS, yang menekankan penalaran, literasi, dan pemahaman kuantitatif.
Masalahnya, banyak siswa belajar materi UTBK secara acak. Hari ini belajar hitungan berat, besok langsung bacaan panjang, lalu lompat ke soal logika kompleks. Pola ini sering membuat kamu cepat lelah, bingung, dan merasa UTBK itu sulit.
Padahal, menurut riset dari Universitas Negeri Yogyakarta tentang pembelajaran kognitif bertahap, urutan belajar yang sesuai dengan perkembangan kemampuan berpikir dapat meningkatkan efektivitas belajar hingga 35 persen (Slameto, 2021).
Artinya, urutan belajar materi UTBK bukan sekadar preferensi, tapi faktor krusial yang menentukan seberapa cepat dan seberapa dalam kamu memahami soal.
Bagaimana Struktur Materi UTBK dalam TPS?
Sebelum membahas urutan ideal, kamu perlu paham dulu gambaran besar struktur materi UTBK, khususnya dalam TPS.
TPS UTBK mencakup beberapa komponen utama, yaitu:
Penalaran Umum
Pemahaman Matematika
Literasi Bahasa Indonesia
Literasi Bahasa Inggris
Pemahaman Bacaan dan Menulis
Pengetahuan dan Pemahaman Umum
Pengetahuan Kuantitatif
Setiap komponen ini menguji aspek berpikir yang berbeda, tetapi saling berkaitan. Karena itulah urutan belajar harus disusun dari kemampuan paling dasar menuju kemampuan yang lebih kompleks.
Menurut penelitian dari Universitas Indonesia Fakultas Psikologi Pendidikan, kemampuan penalaran umum berperan sebagai fondasi utama dalam menyelesaikan soal literasi dan kuantitatif (Suryadi & Lestari, 2022). Inilah alasan kenapa tidak semua materi UTBK sebaiknya dipelajari secara bersamaan.
Kenapa Penalaran Umum Harus Dipelajari Paling Awal?
Apa Itu Penalaran Umum dalam UTBK?
Penalaran Umum atau PU adalah bagian UTBK yang menguji kemampuan berpikir logis, analitis, dan sistematis. Soal-soalnya tidak membutuhkan hafalan rumus atau teori panjang, tetapi menuntut kemampuan memahami pola dan hubungan antar informasi.
Jenis soal Penalaran Umum biasanya meliputi analogi, hubungan sebab akibat, pola bilangan, logika matematika dasar, serta penalaran deduktif dan induktif.
Alasan Ilmiah Penalaran Umum Jadi Fondasi
Menurut riset dari Universitas Gadjah Mada Departemen Psikologi Kognitif, pelatihan penalaran umum di tahap awal belajar dapat meningkatkan kemampuan problem solving lintas bidang, termasuk literasi dan numerasi (Pratama et al., 2022).
Artinya, ketika kamu menguasai Penalaran Umum lebih dulu, otak kamu lebih siap menghadapi soal UTBK lainnya yang membutuhkan analisis mendalam.
Dampak Langsung ke Skor UTBK
Dalam pengalaman kami di NgajarPrivat.com, siswa yang memulai persiapan UTBK dari Penalaran Umum cenderung lebih cepat beradaptasi dengan pola soal UTBK. Mereka tidak mudah panik, lebih tenang membaca soal, dan lebih efisien dalam manajemen waktu.
Karena itu, urutan materi UTBK yang ideal hampir selalu dimulai dari Penalaran Umum.
Urutan Pertama Materi UTBK yang Harus Kamu Pelajari: Penalaran Umum
Fokus Materi Penalaran Umum yang Paling Penting
Saat memulai Penalaran Umum, kamu tidak perlu langsung mengerjakan soal tersulit. Fokuskan dulu pada:
Logika dasar
Hubungan sebab akibat
Analogi sederhana
Pola bilangan dasar
Pendekatan bertahap ini sejalan dengan teori cognitive load yang menyatakan bahwa pembelajaran efektif terjadi ketika beban kognitif tidak terlalu tinggi di awal (Sweller, 2019).
Kesalahan Umum Saat Belajar Penalaran Umum
Banyak siswa langsung mengejar kecepatan tanpa memahami pola. Padahal, UTBK lebih menghargai ketepatan berpikir daripada sekadar cepat menjawab.
Kami selalu menyarankan siswa untuk memahami alur logika soal terlebih dahulu, baru kemudian meningkatkan kecepatan secara bertahap.
Urutan Kedua Materi UTBK: Pemahaman Matematika
Apa Itu Pemahaman Matematika dalam UTBK?
Pemahaman Matematika atau PM dalam UTBK berbeda dengan matematika sekolah. Fokusnya bukan pada rumus kompleks, melainkan pada pemahaman konsep dasar seperti peluang, statistika, aljabar sederhana, dan geometri dasar.
Soal-soal PM sering dikaitkan dengan konteks kehidupan sehari-hari, sehingga kemampuan bernalar sangat berperan.
Kenapa Pemahaman Matematika Harus Setelah Penalaran Umum?
Menurut penelitian dari Universitas Pendidikan Indonesia, kemampuan matematika berbasis konsep meningkat signifikan ketika siswa memiliki dasar penalaran logis yang kuat (Hidayat & Nuraini, 2021).
Itulah sebabnya Pemahaman Matematika sebaiknya dipelajari setelah Penalaran Umum. Dengan fondasi logika yang baik, kamu tidak mudah terjebak soal cerita dan bisa membaca informasi numerik dengan lebih kritis.
Strategi Efektif Belajar Pemahaman Matematika
Fokus pada konsep, bukan hafalan rumus
Latihan soal bertahap dari mudah ke kompleks
Analisis kesalahan, bukan sekadar cari jawaban benar
Di NgajarPrivat.com, kami sering menemukan bahwa peningkatan skor PM terjadi setelah siswa berhenti menghafal rumus dan mulai memahami konsep di balik soal.
Urutan Ketiga Materi UTBK: Literasi Bahasa Indonesia
Apa yang Diukur dalam Literasi Bahasa Indonesia?
Literasi Bahasa Indonesia atau LBI menguji kemampuan memahami teks, kaidah kebahasaan, dan logika bahasa. Materinya meliputi kalimat efektif, ide pokok, simpulan, makna kata, serta hubungan antar paragraf.
Berbeda dengan pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah, LBI UTBK lebih menekankan pemahaman makna dan konteks, bukan teori tata bahasa semata.
Kenapa Literasi Bahasa Indonesia Diletakkan di Tengah?
Literasi Bahasa Indonesia membutuhkan kemampuan analisis teks yang cukup tinggi. Kemampuan ini sangat terbantu jika kamu sudah terbiasa berpikir logis melalui Penalaran Umum dan Pemahaman Matematika.
Riset dari Universitas Negeri Malang menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan penalaran tinggi memiliki tingkat pemahaman bacaan yang lebih baik, bahkan pada teks akademik yang kompleks (Wicaksono, 2020).
Karena itu, LBI idealnya dipelajari setelah PU dan PM.
Kesalahan Umum Saat Belajar Literasi Bahasa Indonesia UTBK
Banyak siswa mengira Literasi Bahasa Indonesia itu mudah karena menggunakan bahasa sehari-hari. Akibatnya, mereka kurang latihan dan justru banyak kehilangan poin di bagian ini.
Padahal, soal LBI sering menjebak melalui pilihan jawaban yang mirip, penggunaan diksi halus, dan perbedaan makna implisit.
Pendekatan yang kami gunakan di NgajarPrivat.com adalah melatih siswa membaca secara aktif, bukan sekadar membaca cepat.
Urutan Keempat Materi UTBK: Literasi Bahasa Inggris
Apa yang Diukur dalam Literasi Bahasa Inggris UTBK?
Literasi Bahasa Inggris atau LBE dalam UTBK tidak menguji kemampuan grammar rumit atau hafalan tenses seperti di sekolah. Fokus utamanya adalah kemampuan memahami teks berbahasa Inggris secara logis dan kontekstual.
Soal-soal Literasi Bahasa Inggris biasanya menguji pemahaman ide pokok, informasi tersirat, makna kata dalam konteks, serta kemampuan menarik kesimpulan dari bacaan pendek hingga menengah.
Menurut riset dari Universitas Pendidikan Indonesia, kemampuan literasi bahasa asing berkorelasi kuat dengan kemampuan penalaran verbal, bukan dengan penguasaan tata bahasa kompleks (Hidayat, 2021). Artinya, jika kamu sudah terbiasa berpikir logis dan memahami bacaan Bahasa Indonesia dengan baik, adaptasi ke Bahasa Inggris akan jauh lebih mudah.
Kenapa Literasi Bahasa Inggris Tidak Harus Dipelajari di Awal?
Bagi banyak siswa Indonesia, Bahasa Inggris bukan bahasa pertama. Jika dipelajari terlalu awal, Literasi Bahasa Inggris justru bisa membuat mental belajar turun karena terasa sulit.
Itulah alasan kenapa urutan ideal materi UTBK menempatkan Literasi Bahasa Inggris setelah kamu cukup kuat di Penalaran Umum, Pemahaman Matematika, dan Literasi Bahasa Indonesia. Saat fondasi berpikir dan membaca sudah terbentuk, Bahasa Inggris tidak lagi terasa menakutkan.
Di NgajarPrivat.com, kami sering menyarankan siswa yang sudah cukup terbiasa membaca teks Bahasa Inggris untuk menempatkan LBE di tengah. Namun, bagi yang masih kurang percaya diri, tidak masalah jika LBE dipelajari sedikit lebih akhir.
Urutan Kelima Materi UTBK: Pemahaman Bacaan dan Menulis
Apa Itu Pemahaman Bacaan dan Menulis dalam UTBK?
Pemahaman Bacaan dan Menulis atau PBM adalah materi UTBK yang menguji kemampuan kamu dalam menganalisis struktur paragraf, hubungan antar kalimat, kejelasan ide, serta ketepatan penggunaan bahasa.
PBM sering dianggap mirip dengan Literasi Bahasa Indonesia, tetapi tingkat analisisnya lebih dalam. Kamu dituntut memahami alur logika tulisan, bukan hanya isi permukaan teks.
Menurut penelitian dari Universitas Negeri Jakarta, kemampuan pemahaman bacaan tingkat lanjut berkaitan erat dengan kemampuan berpikir kritis dan evaluatif (Sari & Nugroho, 2020).
Kenapa PBM Diletakkan Setelah Literasi?
PBM membutuhkan konsentrasi tinggi dan stamina berpikir yang kuat. Jika kamu mempelajarinya terlalu awal, risiko kelelahan kognitif akan lebih besar.
Dengan urutan PU, PM, LBI, dan LBE terlebih dahulu, otak kamu sudah terbiasa menganalisis informasi, sehingga PBM bisa dipelajari dengan lebih efektif dan efisien.
Urutan Keenam Materi UTBK: Pengetahuan dan Pemahaman Umum
Apa yang Diukur dalam Pengetahuan dan Pemahaman Umum?
Pengetahuan dan Pemahaman Umum atau PPU menguji kemampuan kamu dalam memahami informasi faktual dan kontekstual dalam sebuah bacaan. Namun, UTBK tidak menuntut hafalan fakta.
Soal PPU biasanya berbentuk teks informatif, lalu diikuti pertanyaan yang menuntut pemahaman makna, hubungan ide, dan kesimpulan logis.
Menurut riset dari Universitas Airlangga, kemampuan memahami teks informatif sangat dipengaruhi oleh kebiasaan membaca kritis dan kemampuan penalaran abstrak (Rahmawati, 2022).
Kenapa PPU Dipelajari Setelah PBM?
PPU membutuhkan kemampuan membaca yang matang. Jika kemampuan memahami struktur teks dan alur logika belum kuat, PPU akan terasa sangat sulit.
Itulah sebabnya PPU sebaiknya dipelajari setelah kamu cukup terlatih di PBM. Dengan urutan ini, kamu tidak hanya membaca teks, tetapi benar-benar memahami konteks dan maksud penulis.
Urutan Terakhir Materi UTBK: Pengetahuan Kuantitatif
Apa Itu Pengetahuan Kuantitatif dalam UTBK?
Pengetahuan Kuantitatif atau PK adalah materi UTBK yang menguji kemampuan numerik dalam bentuk soal cerita. Materinya mencakup aritmetika, perbandingan, persentase, statistika dasar, dan interpretasi data.
PK sering menjadi momok karena melibatkan angka. Padahal, secara konsep, PK sangat berkaitan dengan Penalaran Umum dan Pemahaman Matematika.
Kenapa Pengetahuan Kuantitatif Diletakkan di Akhir?
Pengetahuan Kuantitatif membutuhkan kombinasi logika, pemahaman konsep, dan ketelitian. Jika kamu sudah kuat di PU dan PM, PK akan terasa jauh lebih masuk akal.
Menurut penelitian dari Universitas Negeri Semarang, siswa dengan fondasi penalaran kuat mampu menyelesaikan soal kuantitatif berbasis cerita dengan tingkat akurasi lebih tinggi dibandingkan siswa yang hanya menghafal rumus (Utami, 2021).
Karena itu, PK idealnya dipelajari terakhir agar kamu bisa mengintegrasikan seluruh kemampuan yang sudah dibangun sebelumnya.
Jenis Pola Penalaran Umum yang Sering Muncul di UTBK
Pola Analogi
Soal analogi menguji hubungan antara dua konsep, lalu meminta kamu menemukan hubungan serupa pada pasangan lain. Ini melatih kemampuan berpikir relasional.
Pola Sebab Akibat
Pola ini menuntut kamu memahami hubungan logis antara peristiwa dan dampaknya. Soal jenis ini sering muncul dalam Penalaran Umum dan PPU.
Pola Urutan dan Pola Bilangan
Pola ini menguji kemampuan melihat keteraturan dan prediksi. Meskipun melibatkan angka, logika tetap menjadi kunci utama.
Pola Logika Pernyataan
Soal ini menguji kemampuan menarik kesimpulan dari beberapa premis. Menurut riset Universitas Padjadjaran, latihan logika pernyataan secara rutin meningkatkan performa UTBK secara keseluruhan (Putra, 2023).
Tips Belajar Materi UTBK agar Lebih Efektif
Fokus TPS lebih dulu karena TPS mengandalkan penalaran, bukan hafalan
Pahami konsep sebelum latihan soal
Latihan soal dan tryout secara rutin untuk membangun pola pikir
Latihan manajemen waktu sejak awal agar tidak panik saat ujian
American Psychological Association menyatakan bahwa latihan terstruktur dan berulang meningkatkan daya ingat kerja dan ketahanan mental saat ujian (APA, 2020).
Peran NgajarPrivat.com dalam Menyusun Urutan Belajar UTBK
Kami di NgajarPrivat.com tidak menyamaratakan cara belajar semua siswa. Setiap siswa memiliki kekuatan dan kelemahan berbeda.
Kami membantu kamu dengan:
Pemetaan kemampuan awal
Penyusunan urutan materi UTBK yang personal
Latihan soal terarah sesuai progres
Evaluasi rutin berbasis data
Pendekatan personal ini sejalan dengan penelitian Bloom tentang mastery learning yang menunjukkan peningkatan hasil belajar signifikan melalui pembelajaran individual (Bloom, 1984).
FAQ Lengkap Seputar Urutan Materi UTBK SNBT
Materi UTBK yang paling ideal dipelajari pertama kali adalah Tes Potensi Skolastik, khususnya Penalaran Umum. Alasannya karena Penalaran Umum melatih cara berpikir logis, analitis, dan sebab akibat yang menjadi fondasi untuk semua subtes lain, termasuk literasi dan matematika. Jika logika sudah terbentuk sejak awal, kamu akan lebih mudah memahami materi UTBK lainnya.
Langsung belajar Tes Akademik tanpa fondasi TPS yang kuat sering membuat siswa kesulitan memahami soal. UTBK tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi cara berpikir. Banyak soal Tes Akademik tetap membutuhkan kemampuan membaca cepat, analisis data, dan penalaran. Tanpa TPS yang kuat, hasil belajar Tes Akademik sering tidak maksimal.
Ya, urutan materi UTBK ini berlaku untuk semua jurusan, baik saintek maupun soshum. TPS bersifat lintas jurusan dan menjadi penilaian utama UTBK. Setelah TPS dikuasai, barulah Tes Akademik disesuaikan dengan jurusan target seperti Kedokteran, Teknik, Ekonomi, atau Hukum.
Idealnya TPS dipelajari selama tiga hingga enam bulan, tergantung kemampuan awal kamu. Jika kemampuan logika dan literasi masih lemah, waktu yang dibutuhkan bisa lebih lama. Yang terpenting bukan cepat selesai, tetapi benar-benar memahami pola soal dan cara berpikirnya.
Kesalahan paling umum adalah belajar semua materi sekaligus tanpa prioritas, atau terlalu fokus pada Tes Akademik sejak awal. Kesalahan lainnya adalah menghafal rumus tanpa memahami konsep dan jarang latihan soal berbasis waktu. Semua ini membuat hasil belajar tidak optimal.
Jika waktu terbatas, fokuskan belajar pada TPS terlebih dahulu, terutama Penalaran Umum dan literasi. Materi ini memberi dampak terbesar terhadap skor UTBK secara keseluruhan. Setelah itu, barulah masuk ke Tes Akademik yang paling sering keluar sesuai jurusan kamu
Cara paling efektif adalah melakukan asesmen kemampuan awal. Dari situ bisa diketahui materi mana yang paling lemah dan harus diprioritaskan. Pendampingan guru privat juga sangat membantu karena urutan belajar bisa disesuaikan dengan kebutuhan personal kamu.
Kami di NgajarPrivat.com membantu dengan asesmen awal, penyusunan roadmap belajar personal, pendampingan guru privat berpengalaman, serta evaluasi rutin. Urutan materi disesuaikan dengan kemampuan kamu, bukan disamaratakan, sehingga proses belajar lebih efisien dan hasilnya lebih optimal.
-
Bimbel Masuk PTNKonsultasi via WhatsApp
Bimbel Masuk PTN – Belajar Materi UTBK SNBT Secara Online Via Zoom atau Guru Datang ke Rumah Siswa
Rated 4.52 out of 5Rp220.000 – Rp16.800.000Price range: Rp220.000 through Rp16.800.000 Select options This product has multiple variants. The options may be chosen on the product page -
Guru Privat IPDNKonsultasi via WhatsApp
Butuh Guru Privat IPDN? Kami Solusinya! Belajar Fleksibel, Dijamin Lolos!
Rated 4.55 out of 5Rp5.000.000 – Rp21.000.000Price range: Rp5.000.000 through Rp21.000.000 Select options This product has multiple variants. The options may be chosen on the product page -
Privat TKAKonsultasi via WhatsApp
Cari Guru Les Privat TKA untuk SD, SMP, atau SMA? NgajarPrivat.com Solusinya
Rated 5.00 out of 5Rp5.000.000 – Rp21.000.000Price range: Rp5.000.000 through Rp21.000.000 Select options This product has multiple variants. The options may be chosen on the product page -
Privat Bahasa InggrisKonsultasi via WhatsApp
Guru Les Privat Bahasa Inggris — Belajar Lancar, Skor TOEFL Naik Bareng NgajarPrivat.com
Rated 4.77 out of 5Rp220.000 – Rp16.800.000Price range: Rp220.000 through Rp16.800.000 Select options This product has multiple variants. The options may be chosen on the product page -
Guru Les Privat SMP & SMAKonsultasi via WhatsApp
Guru Les Privat untuk Siswa SMP dan SMA – NgajarPrivat.com Solusi Belajar yang Nyaman dan Tepat Buat Kamu!
Rated 4.66 out of 5Rp220.000 – Rp8.400.000Price range: Rp220.000 through Rp8.400.000 Select options This product has multiple variants. The options may be chosen on the product page -
Guru Privat UTBK SNBTKonsultasi via WhatsApp
Guru Les Privat UTBK SNBT Online – Raih PTN Impian Bersama NgajarPrivat.com
Rated 4.74 out of 5Rp220.000 – Rp8.400.000Price range: Rp220.000 through Rp8.400.000 Select options This product has multiple variants. The options may be chosen on the product page








